Decking Bangkirai Memberikan Dan Memperkuat Kesan Natural Hunian

Decking bangkirai adalah kayu olahan yang digunakan untuk lapisan kayu, biasanya digunakan untuk di luar ruangan (outdoor) namun tidak menutup kemungkinan digunakan juga di dalam ruangan (indoor). Sampai saat ini penggunaan kayu sebagai material hunian masih menjadi favorit. Selain menambah estetika dan kesan yang natural kayu memiliki karakteristik yang khas.

Dari sekian banyaknya jenis kayu yang ada, kayu bangkirai menjadi salah satu kayu yang digemari. Ada banyak kelebihan yang dimiliki kayu ini, mulai dari daya tahan yang kuat sampai memberikan kesan elegan dan menawan. Bagi para pembaca yang belum tahu apa itu kayu bangkirai dan apa saja kelebihannya, dalam artikel ini kami akan memberikan informasi lengkap seputar kayu bangkirai dengan sederet kelebihannya.

Kelebihan Kayu Bangkirai

Sebutan lain kayu bangkirai adalah Yellow Balau. Jenis kayu ini banyak ditemukan di hutan tropis Pulau Kalimantan dan di sejumlah wilayah di Malaysia dan Filipina. Pohon bangkirai dapat tubuh mencapai 40 meter dengan diameter 120 cm.

Karakteristik kayunya padat, berwarna kuning kecokelatan. Dalam waktu hanya 12 hari sampai 1 bulan kayu bangkirai dapat kering pada suhu normal, sehingga bisa dengan mudah diolah untuk berbagai keperluan. Uniknya, kayu ini memiliki berbagai tekstur, dari yang halus sampai kasar. Selain itu, tingkat kekerasannya sangat tinggi, jadi memiliki beban yang lebih berat jika dibandingkan dengan kayu jati.

Walaupun kayu bangkirai memiliki potensi mengalami retak yang tinggi, namun dapat diperbaiki dengan mudah. Caranya, tinggal ditutupi dengan wood filler atau dempul.

Berdasarkan keterangan Departemen Kehutanan, kayu bangkirai memiliki kekuatan kelas I dan II, bahkan nyaris sama dengan kayu jati. Dengan demikian, kayu ini memiliki durabilitas yang tinggi dan tepat dijadikan berbagai olahan untuk keperluan eksterior hunian, seperti decking, atap sampai untuk pagar rumah. Istimewanya lagi, kayu ini tahan terhadap serangan rayap.

Kayu bangkirai juga tahan terhadap cuaca ekstrem, itu sebabnya mengapa kayu ini banyak digunakan untuk konstruksi berat seperti bantalan rel kereta api, jembatan dan kapal.

Pengolahan Kayu Bangkirai

Seperti yang sudah disebutkan di poin sebelumnya, kayu bangkirai memiliki bobot yang berat namun dapat dengan mudah diolah. Kayu ini bisa dengan mudah diukir, diserut dan dipotong. Kayu yang menjadi favorit para pengrajin ini dapat digunakan sebagai bahan material untuk produk meubel, seperti meja, kursi, lemari dan produk eksterior lainnya yang ditempatkan di luar ruangan (outdoor).

Menambah Keindahan Hunian

Warnanya yang kuning kecokelatan membuat kayu ini memberikan kesan yang natural, casual dan tidak berlebihan. Bahkan bisa ditimpa menggunakan berbagai jenis cat. Selain warnanya yang natural, kayu bangkirai juga dapat memberikan suasana yang lebih sejuk dan nyaman.

Permintaan decking bangkirai semakin tinggi, hal ini karena banyak orang yang mulai tahu kelebihan kayu ini seperti yang sudah kita bahas. Selain itu harganya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan jenis kayu merbau atau kayu ulin. Kayu ini dijual dengan harga beragam, mulai dari Rp 30 ribu perbatang. Perbedaan harga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ukuran, banyaknya kayu sampai kualitas olahannya.

Decking bangkirai, menjadi solusi sempurna untuk Anda yang menginginkan konsep hunian bernuansa alam natural dengan biaya yang tidak bikin jebol kantong. Nah, bagaimana? Apakah Anda tertarik menggunakan kayu bangkirai untuk mempercantik dan memperkuat kesan natural hunian?